Posts

Showing posts from June 13, 2010

KIMIA

Indikator Ion Logam Zat warna, yang membentuk kompleks dengan kation logam khusus, dapat berguna sebagai indicator nilai – nilai pM; kompleks 1:1 (logam:zat warna = 1:1) adalah umum, tetapi terdapat juga kompleks 1:2 dan kompleks 2:1. Idikator ion logam bukan saja merupakan indicator pm, tetapi juga indicator pH. Penggunaan suatu indicator ion logam dalam titrasi EDTA dapat ditulis sebagai : M-In + EDTA         ?             M-EDTA +In Reaksi ini akn berlangsung jika kompleks indicator logam, M-In, kurang stabil disbanding kompleks logam EDTA, M-EDTA. Tetapan pembentukan (atau tetapan Indikator) KIn : KIn =[M-In]/[M][In] Perubahan warna indictor dipengaruhi oleh konsentrasi ion- Hidrogen dari larutan, ini tak ikut dipertimbangkan dalm pernyataan diatas untuk tetapan pembentukan. Begitulah, Hitm Solokrom (Hitam Eriokrom T), yang dapat ditulis sebagai H2In-. Dalam jangkau pH 7-11,...

JARINGAN

TOPOLOGI JARINGAN A. Jenis Jaringan Komputer Secara umum Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu : ☼ Local Area Network (LAN)/Jaringan Area Lokal. Sebuah LAN,adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi. Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya dijadikan sebuah file server .Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software ) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangka lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network ) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Jaringan Local Area Network merupakan jaringan antar komputer dalam suatu area tert...

Bahan Konstruksi Alat Proses Dan Korosi

Image
K orosi A. Proses Terjadinya Korosi Korosi (Kennet dan Chamberlain, 1991) adalah penurunan mutu logam akibat reaksi elektro kimia dengan lingkungannya. Korosi atau pengkaratan merupakan fenomena kimia pada bahan – bahan logam yang pada dasarnya merupakan reaksi logam menjadi ion pada permukaan logam yang kontak langsung dengan lingkungan berair dan oksigen. Contoh yang paling umum, yaitu kerusakan logam besi dengan terbentuknya karat oksida. Dengan demikian, korosi menimbulkan banyak kerugian.  Korosi logam melibatkan proses anodik, yaitu oksidasi logam menjadi ion dengan melepaskan elektron ke dalam (permukaan) logam dan proses katodik yang mengkonsumsi electron tersebut dengan laju yang sama : proses katodik biasanya merupakan reduksi ion hidrogen atau oksigen dari lingkungan sekitarnya. Untuk contoh korosi logam besi dalam udara lembab, misalnya proses reaksinya dapat dinyatakan sebagai berikut :              ...